Cari Blog Ini

3 Pemeran Baru Live-Action Tokyo Revengers 2, Ada Nijiro Nurakami!

 

(sumber foto: detik.net)

Tanggal penayangan Tokyo Revengers season 2 semakin dekat. Banyak orang yang semakin penasaran siapa saja pemeran baru yang turut menyukseskan film live action dari manga terkenal karya Ken Wakui?

Situs web resmi Tokyo Revengers 2 berbagi video baru pada Rabu (11/1/23). Dalam video tersebut mengungkapkan bahwa terdapat tiga pemeran baru yang akan bermain peran dalam film live action tersebut.

3 pemeran baru live action yang digarap oleh Sutradara Tsutomo ini adalah Kento Nagayama sebagai Keisuke Baji, Nijiro Murakami, yang juga dikenal melalui serial sukses Alice in Borderline, akan memainkan karakter Kazutora Hanemiya, dan Mahiro Takasugi sebagai Chifuyu Matsuno.

Pemeran lama tentunya turut terlihat pada live action tersebut seperti Takumi Kitamura. Ia kembali memerankan Takemichi Hanagaki. Pemeran lain juga kembali dalam tayangan termasuk Ryo Yoshizawa sebagai Mikey dan Yuki Yamada sebagai Draken.

Video yang diunggah dari web resmi tersebut juga mengungkapkan tanggal penayangan Tokyo Revengers 2 yang akan dibagi dalam dua waktu. Bagian pertama berjudul Blood Halloween Edition – Destiny direncanakan rilis pada 21 April 2023. Kemudian bagian kedua berjudul Blood Halloween Edition – Decisive Battle akan rilis pada 30 Juni 2023.

Berikut daftar nama dalam film Tokyo Revengers: Blood Halloween Arc beserta tokoh yang akan diperankan.

·       Takumi Kitamura sebagai Takemichi Hanagaki

·       Yuki Yamada sebagai Ken Ryuguji

·       Yosuke Sugino sebagai Naoto Tachibana

·       Hayato Isomura sebagai Atsushi Sendo

·       Shotaro Mamiya sebagai Tetta Kisaki

·       Ryo Yoshizawa sebagai Manjiro Sano

·       Mio Imada as Hinata Tachibana

·       Gordon Maeda sebagai Takashi Mitsuya

·       Hiroya Shimizu sebagai Shuji Hanma

·       Kento Nagayama sebagai Keisuke Baji

·       Nijiro Murakami sebagai Kazutora Hanemiya

·       Mahiro Takasugi sebagai Chifuyu Matsuno

Berbeda dengan musim pertama yang memiliki 24 episode, Tokyo Revengrers 2 akan terdiri dari 13 episode. Setelahnya akan ada dua arc lagi yang tersisa untuk diadaptasi. Maka dari itu, ada cukup bahan serta alur cerita yang tersisa untuk lebih banyak musim penayangan Tokyo Revengers.

Duet sutradara Tsutomo Hanabusa dan produser Okada dipertemukan kembali pada musim kedua setelah sukses menggarap live action musim pertama yang tayang 2021 lalu. Musium pertama tersebut terbilang cukup sukses di pasaran sehingga berhasil pendapatan mencapai lebih dari 39 juta dolas AS dengan rating 6.5 dari skor sempurna 10.

Kesuksesan musim pertama pasti membuat banyak orang menanti untuk penayangan musim kedua. Dari segi cerita, Tokyo Revengers sangat emosional dan menegangkan sehingga menarik perhatian penonton saat menikmatinya. Pastinya banyak orang yang berharap musim kedua ini akan menghadirkan tayangan menarik dan seru yang memukau banyak orang,

Museum Kota Bandung

 

Sumber foto: stok foto pribadi penulis 

Jakarta – Museum Kota Bandung merupakan wisata edukasi yang memperkenalkan perjalanan sejarah Kota Bandung. Rangkaian peristiwa mulai dari lahirnya Kabupaten dan Kota Bandung hingga tahun dibangunnya Gedung Merdeka, disajikan secara lengkap dalam museum ini.

Museum sejarah tersebut diresmikan oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial pada (31/10/18). Berlokasi di Jalan Aceh Nomor 47, bangunan ini mempertahankan arsitektur ala kolonial Belanda dengan aksen warna putih.

Museum ini telah direncanakan sejak tahun 2015. Tujuan didirikannya bangunan ini adalah untuk mengarsipkan kronologi perkembangan Kota dan Kabupaten Bandung dari masa ke masa. Tidak hanya itu, museum juga menjadi sarana perkembangan seni dan teknologi di Kota Bandung.

Dirangkum dari ayobandung.com, bangunan Museum Kota Bandung dahulu merupakan Frabelschool atau Sekolah Taman Kanak-kanak yang didirikan pada tahun 1920. Bangunan ini kemudian ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya sekaligus bagian dari gedung Museum Kota Bandung.


Sumber foto: stok foto pribadi penulis 

Dalam museum ini, perkembangan Kota Bandung ditampilkan secara menarik mulai dari tahun 1641 hingga 1895. Setiap peristiwa dengan waktu yang berurutan dapat dilihat pada dinding hingga mencakup tiga ruangan. Pada tiap ruangan, poster bertuliskan sejarah memperlihatkan warna yang berbeda-beda sehingga pengunjung dapat merasakan suasana baru setiap memasuki ruangannya.

Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat ilustrasi sejarah Kota Bandung, lukisan wajah Walikota Bandung dari masa ke masa, hingga ilustrasi sejarawan dan tokoh penting. Yang lebih menarik lagi, langit-langit saat memasuki museum dihiasi dengan replika kertas arsip dokumen atau foto yang bertebaran secara menarik.


Sumber foto: stok foto pribadi penulis 


Museum ini mengusung konsep yang kekininan sehingga pengunjung tidak merasa bosan. Tampilan visual museum yang modern membuat pengunjung dapat belajar sejarah dengan kesan yang menyenangkan. Hal inilah yang menjadi daya tarik musium sejarah tersebut.

Halaman luar Museum Kota Bandung juga tak kalah menarik. Bagian depan museum terdapat tanaman ilalang hias memanjang hingga mengarah pada patung Dewi Sartika. Pada bagian samping pintu masuk, juga terdapat halaman yang asri dengan interior kutipan kalimat Ir Soekarno.

Untuk mengunjungi Musium Kota Bandung, pengunjung tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Pengunjung hanya perlu mengisi buku tamu yang disediakan pada pintu masuk museum. Setelah mengisi buku tamu, barulah pengunjung bisa menikmati museum dengan sepuasnya.

 

 

 


Angkringan Nuansa Zaman Kolonial di Kota Solo

 


 

Apakah kamu tau Kota Solo? apakah kamu pernah mengunjungi Kota Solo? Atau mungkin kamu tinggal di Kota Solo? Jika iya, berarti kamu adalah orang yang beruntung sebab telah melihat betapa indahnya kota tersebut. Kota Solo atau Kota Surakarta adalah salah satu kota yang unik dan sayang untuk dilewatkan. Mengapa? Sebab Kota Solo memiliki segudang tempat wisata menarik yang menyimpan banyak sejarah di dalamnya.

Kota Solo merupakan salah satu destinasi yang terkenal akan wisata kulinernya. Wisata kuliner memang terkadang menjadi tolak ukur penilaian suatu destinasi wisata oleh para pengunjung, sebab menghadirkan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Ada banyak tempat wisata kuliner yang wajib kamu kunjungi saat singgah di Kota Solo. Salah satu tempat wisata kuliner yang terkenal di Kota Solo adalah angkringan Omah Londo. Kurang lengkap rasanya jika kamu tidak mengunjungi angkringan Omah Londo saat singgah di Kota Budaya tersebut.

Angkringan Omah Londo berada di Jalan KH Agus Salim dekat dengan Stasiun Purwosari. Akses jalan menuju Omah Londo memudahkan kamu sebab berada di tengah Kota Solo. Salah satu hal yang membuat angkringan ini menarik adalah bangunannya merupakan bekas rumah dinas dengan arsitektur eropa yang sudah dibangun sejak zaman kolonial Belanda. Bangunan ini hanya menggunakan cat tembok berwarna putih pada bagian luar dan dalam. Dinding luar bangunan dilengkapi oleh jendela kaca dua pintu khas bangunan belanda kuno. Pada beberapa dinding bagian dalam dihiasi kaca besar sehingga kamu dapat menikmati interior dan suasana secara menyeluruh.

            Angkringan dengan konsep tradisional modern ini cukup higienis dan membuatmu nyaman. Omah londo menyediakan tempat makan di luar dan dalam bangunan. Interior meja dan kursi yang disediakan juga bervariasi, pada bagian dalam terdapat sofa kuno berwarna coklat, hitam, dan abu-abu. Beberapa tempat duduk bagian dalam juga terdapat bangku memanjang dengan material kayu. Hampir semua meja pada bagian dalam bangunan menggunakan material kayu, sedangkan untuk meja di luar bangunan menggunakan meja besi melingkar yang dilengkapi dengan payung besar di tengah. Pada malam hari, kamu akan lebih merasakan suasana romantis pada luar bangunan sebab adanya cahaya dari lampu gantung berwarna kekuningan yang memanjang menghiasi langit-langit luar.

Karena dahulu bangunan Omah Londo adalah rumah dinas untuk petinggi pabrik es batu di zaman belanda, terdapat beberapa barang antik yang dipertahankan untuk menghiasi angkringan tersebut. Kamu akan melihat timbangan kuno, mesin pembuatan kuno, piano, topi kolonial, meja rias kuno, cermin kuno, dan beberapa furniture antik lainnya yang diletakan pada sudut-sudut ruangan. Tidak hanya itu, terdapat lemari kayu antik dengan cermin oval dekat toilet untuk kamu bercermin. Terdapat dua toilet dengan pintu kayu yang berhadapan dengan wastafel modern dan dilengkapi dengan cermin bulat bingkai kayu. Semua barang antik yang diletakkan pada tiap sudut menambah kesan vintage hingga kamu serasa masuk dalam musium sejarah. Kamu juga seolah-olah merasakan bagaimana nuansa rumah di tengah Kota Solo pada tahun 1800-an.

Seperti warung angkringan yang sering kamu temui, Omah Londo menyajikan berbagai sate seperti sate bakso, sate sosis, sate ikan, sate kerang, sate telur puyuh, sate usus, otak-otak, dan lain-lain. Omah Londo juga menyajikan nasi kucing dengan berbagai pilihan rasa seperti teri, rica ayam, ikan peda, ayam geprek, dan lain-lain. Tidak lupa, pastinya terdapat berbagai gorengan dan kerupuk untuk melengkapi menu angkringan khas jawa. Untuk menu minuman yang ditawarkan juga bervariasi namun tetap mempertahankan angkringan khas jawa seperti es jeruk, aneka teh, kopi, dan masih banyak lagi. Semua menu makanan tersusun rapi pada rak kayu memanjang yang dihiasi lampu gantung sehingga dapat menarik perhatianmu. Kamu tinggal memilih makanan yang ingin kamu santap dan menaruhnya pada piring berbahan stainless.

Setelah memilih makanan, maka kamu melakukan pembayaran pada kasir yang terletak tepat di sebelah rak makanan. Selain harga yang ditawarkan cukup murah, makanannyapun tidak kalah enak. Kamu harus mencoba menu best seller yaitu sate bakso ayam pedas yang menjadi sate khas kebanggaan Omah Londo. Makanan akan dihangatkan kembali dengan cara dibakar menggunakan arang dan diantar pada meja kamu. Pada dinding yang berada tepat dibelakang kasir, kamu akan melihat foto serta ulasan dari tokoh penting yang sudah mengunjungi Omah Londo. Foto dan ulasan dari tokoh penting diantaranya yaitu, Najwa Shihab, Puan Maharani, Iriana Jokowi, Ganjar Pranowo, Sara Wijayanto, dan masih banyak lagi.

Omah Londo menciptakan suasana romantis sekaligus hangat sehingga cocok dikunjungi bersama teman-teman, keluarga, dan pasangan. Tidak perlu heran jika kamu melihat banyak yang datang dan meramaikan angkringan terkenal ini. Tempat ini juga dilengkapi dengan wifi dan mushola sehingga kamu tidak perlu repot untuk menunaikan ibadah bagi yang beragama muslim. Selain dimanjakan dengan suasana yang klasik, kamu juga akan merasa puas dengan pelayanan oleh staf atau pekerja Omah Londo yang ramah. Omah Londo adalah destinasi wisata kuliner yang tepat bagi wisatawan domestik atau manca negara. Berbagai aspek bernilai positif akan membuatmu ingin berlama-lama di angkringan Omah Londo. Omah Londo akan memberikan kamu kenangan yang unik dan menarik sehingga kamu tidak akan mudah lupa dengan kesan istimewa dari Kota Solo.